^Back To Top
foto1 foto2 foto3

Follow Me :

FacebookTwitterLinkedIn

MEMBACA, MENGUPDATE DAN MENGUPGRADE DIRI

Sebagai seorang trainer, suka tidak suka harus diakui, bahwa membaca adalah amunisi seorang trainer. Bukan saja amunisi pelengkap, tetapi juga amunisi kaliber besar. Membaca membuat pengetahuan dan wawasan seorang trainer tetap terisi. Maka, seorang trainer yang tidak mempunyai hobi membaca, hanya seperti katak dalam tempurung. Pengetahuan dan wawasan seorang trainer harus selalu di update dan diupgrade.

Dengan semakin terbukanya akses informasi, pengetahuan-pengetahuan baru bertebaran di mana-mana. Saya teringat peristiwa lima tahun lalu. Dalam suatu wisuda perguruan tinggi, seorang pejabat universitas memberikan pidato yang berbeda dengan koleganya. Pidatonya membuat seisi ruangan hotel tempat wisuda menjadi diam dan hening. Pejabat tersebut mengatakan dengan suara lantang,”Jangan cepat berpuas diri. Saudara hidup di jaman informasi.

Pengetahuan yang saat ini Saudara miliki lima tahun lagi akan menjadi tidak berguna. Akan tumbuh teori-teori baru, konsep-konsep baru, yang menumbangkan konsep-konsep lama. Jangan cepat berpuas diri. Teruslah belajar.”

Saya setuju dengan ucapan tersebut. Bahkan mungkin tidak sampai lima tahun, dalam dua tahun pengetahuan baru terus bertambah. Mereka yang tidak mengupdate dan mengupgrade pengetahuaanya akan terlihat kolot dan bodoh. Tentu, bila seorang trainer terlihat kurang wawasan di akan menurunkan kredibilitasnya di depan audiens.

Membaca bisa dalam artian membaca formal. Saya bersyukur, dari kecil terlatih dan terdidik untuk membaca buku. Apa saja saya baca, baik fiksi maupun non fiksi. Sains, kebudayaan, ekonomi, politik, seluruh buku saya baca. Satu hal yang saya sesali dalam urusan baca membaca adalah saya kurang terlatih untuk membaca buku dalam bahasa Inggris. Untuk yang satu ini, sampai hari ini saya harus berjuang keras untuk membaca setiap buku bahasa Inggris.

Sering kali, buku-buku yang saya baca tidak saya pahami sepenuhnya. Belakangan saya baru sadar, seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya wawasan, sedikit demi sedikit saya mulai memahami buku-buku yang dulu tidak saya pahami. Dari situ saya belajar, dalam membaca yang penting kita berani terjun dahulu. Lewati dulu hal-hal yang tidak kita pahami, baru setelah semuanya habis dibaca kita kembali mempelajari yang belum kita pahami.

Mulailah membaca buku dengan topik-topik yang Anda suka, kemudian bereksperimenlah dengan topik-topik yang sama sekali baru. Teruslah bereksplorasi, maka lama kelamaan Anda akan dapat mendapatkan kenikmatan dalam membaca. Wawasan yang Anda dapatkan dari membaca berbagai macam buku akan membantu Anda dalam mendesain dan menyampaikan sebuah materi training.

Add comment


Security code
Refresh

Copyright © 2013. Indra Dewanto Rights Reserved.