LUPAKAN SEJARAH !

Founding father kita, Bung Karno, mempunyai ungkapan unik saat bicara tentang sejarah bangsanya. “Jas Merah”, begitu katanya. Dua buah kalimat yang merupakan singkatan dari “Jangan sekali-kali melupakan sejarah”.

Sejauh yang saya tahu, maksud Bung Karno mengatakan

hal itu adalah supaya kita selalu mengingat dan mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah membebaskan kita dari belenggu penjajahan. Mengingat sejarah, maka berarti mengingat jasa para pahlawan kita.

Dalam konteks lain, kecintaan berlebihan terhadap sejarah, terutama tentang kejayaan dan kebesaran masa lalu, sering membuat kita terlena. Coba kita tengok pengalaman otentik bangsa kita. Begitu seringnya kita membesar-besarkan kejayaan masa lalu, mulai dari terbangunnya Candi Borobudur, kerajaan Majapahit dan Sriwijaya, hingga kehebatan kita mengusir penjajah Eropa, membuat kita lupa bahwa saat ini, dalam beberapa hal kita tertinggal jauh dari bangsa lain.

Dalam lingkup yang lebih kecil, kemenangan dan prestasi yang pernah kita raih membuat kita terlena untuk berjuang lagi dalam medan pertempuran berikutnya.

Maka dalam dunia olahraga terpetik pameo “mempertahankan gelar juara lebih sulit daripada meraihnya”.

Maksudnya tentu, saat kemenangan sudah pernah diraih, orang cenderung tenggelam dalam pesta yang berlebihan dan lupa untuk kembali berlatih. Kejayaan, kebesaran dan kemenangan memang patut kita rayakan, tetapi sampai batas tertentu kita harus berani untuk : melupakan sejarah !

Menarik untuk mencermati apa yang dilakukan oleh Asosiasi Sepakbola Spanyol ( RFEF, Real Federacion Espanola de Futbol ) terhadap tim nasional Spanyol yang bertandang ke kejuaraan Piala Eropa 2012.

Spanyol berpeluang menjadi tim pertama dalam sejarah yang bisa mempertahankan Piala Eropa sekaligus menjadi negara pertama yang dapat menjuarai tiga kejuaraan besar berturut-turut. Setelah menjadi juara di Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010, Spanyol adalah kandidat kuat untuk menjadi juara di Piala Eropa 2012.

Paham kalau dua kesuksesan sebelumnya akan membuat jebakan mematikan bagi tim nasionalnya, RFEF secara masif mengingatkan seluruh pemain tim nasional Spanyol akan beratnya perjuangan di depan. RFEF menyiapkan banner-banner besar di pusat latihan timnas Spanyol yang berisikan kalimat : “Sejarah tidak memenangi pertandingan...”, “Sejarah tidak menghentikan lawanmu...”, Sejarah tidak bisa mencetak gol....”, “Sejarah tidak memberi mahkota juara....”

Secara tegas, serangkaian kalimat tersebut meminta dan mengingatkan para pemain Spanyol untuk melupakan sejarah, dan kembali berfokus pada pertarungan di depan mata. Terbuai oleh lamunan sejarah hanya akan membuat setiap orang menderita dan tidak bersiap menghadapi tantangan selanjutnya !